Jl. MT Haryono Kav. 11, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630 Change language

Blog

Deep Brain Stimulation

Stimulasi Otak Dalam atau Deep Brain Stimulation

Prosedur ini melibatkan operasi untuk menempatkan elektroda di dalam otak bagian dalam untuk menstimulasi guna memperbaiki fungsi otak yang terkena penyakit

Jenis Penyakit

Beberapa kondisi yang dapat ditangani dengan DBS antara lain :

  • Penyakit Parkinson Idiopatik
  • Tremor Esensial
  • Distonia

Seleksi Pasien

Dokter Saraf anda dapat melakukan rujukan ke tim kami bila anda menderita salah satu penyakit di atas dan tidak dapat ditangani optimal dengan obat-obatan. Di RS Pusat Otak Nasional anda akan dievaluasi oleh tim multi disiplin untuk menentukan apakah anda pasien yang cocok untuk terapi ini. Tim ini juga akan membantu mengoptimalkan terapi yang sudah anda dan memastikan seluruh proses terapi di pusat kami berjalan dengan baik

Proses Pemasangan

Operasi dilakukan dengan pasien dalam keadaan sadar dengan bius lokal. Hal ini dimaksudkan agar selama operasi gangguan gerak yang ada dapat dievaluasi.

Sebelum operasi, sebuah kerangka besi dipasang di kepala dan pasien akan menjalani CT Scan. Dari CT scan tersebut dengan bantuan komputer dapat dihitung koordimat target lokasi pemasangan elektroda untuk DBS. Setelahnya pasien akan dibawa ke kamar operasi. Operasi dimulasi dengan membuat sayatan kecil untuk membuat lubang yang akan dilalui elektroda.

Elektroda untuk stimulasi dan perekaman akan dipasang untuk memastikan lokasi. Setelah lokasi diyakini tepat, elektroda DBS permanen akan dipasang. Setelahnya akan dipasang alat pacu listrik di dada atau perut yang akan disambungkan dengan elektroda di otak

Keseluruhan prosedur berjalan kurang lebih 6 jam. Setelahnya anda akan dirawat selama 1-2 hari di rumah sakit untuk memastikan tidak ada komplikasi

Alternatif Pengobatan

Bisa jadi anda bukan merupakan pasien yang tepat untuk terapi ini. Ketidakcocokan ini mungkin karena faktor usia, status imunitas tubuh, biaya atau kesulitan geografis dan lain sebagainya.

Di pusat kami selain terapi obat-obatan anda akan di optimalkan, dapat dilakukan terapi ablasi (Thalamotomi atau Pallidotomy). Terapi ini hampir mirip dengan prosedur DBS namun tanpa memasang implan. Kerugian terapi ini adalah efek yang didapat kurang lebih permanen dan tidak dapat disesuaikan, sementara DBS dapat diprogram untuk meningkatkan atau mengurangi efek stimulasi

Share this post

Leave a Reply

%d bloggers like this: